Penyesalan Menurut Waktu


Penyesalan bisa terjadi kapan aja. Bisa terjadi kemarin, esok, bahkan sekarang. Iya, nyesel kan lu baca tulisan ini. Membuang waktu saja. Oke, lanjut ke topik.

Menyesal 2 kali kali ini, udah baca tulisan ini. Membuang waktu saja.

Tapi gue yakinkan lu ga bakal kesel baca post  ini. Post ini gue rangkup saat gue mendegar khotbah di gereja minggu pagi. Kira kira begini intinya.

Penyesalan satu jam: salah naik bus
Niatnya pergi ke utara, malah ke selatan. Kan ga enak banget, membuang waktu. Atau saat naik commuter line, harusnya berhenti di Depok, tapi ngelabas ke Bogor. Iya, ini gue.

Penyesalan seminggu: gagal nonton sinetron
Baru pulang dari kantor jam 6 sore, dan dia tahu hari ini ada sinetron kesukaannya yang pemeran protagonisnya diculik sama antagonis. Buat nambah energi, dia istirahat sebentar di kasur. Dan saat bangun dia kesal bukan kepalang, karena dia bangun jam 7
... pagi.

Penyesalan sebulan: salah cukur
Biasanya mbak mbak / ibu ibu yang suka begini. Mau pergi ke kondangan dan ingin terlihat cantik sama yang lain, langsung dah pada nyosor ke salon. Tapi karena ibu ibu yang harusnya rambutnya disanggul atau di smoothing , malah dibuat pendek laki sama si petugas salon. Terpaksa harus nunggu sebulan buat numbuhin lagi.

Penyesalan setahun: tidak lulus
Ini penyesalan terberat untuk para pelajar. Yang harusnya dia belajar saat mau ujian kenaikan kelas, malah main playstation di rental belakang rumah, pergi jam 1 siang dan pulang jam 1 pagi. Giliran ujian, boro boro mau jawab,biodata sendiri aja lupa. Alhasil, dia ngulang setahun di bangku yang sama.

Penyesalan seumur hidup: salah menikah
Kita bicara dalam konteks agama, yang tidak diperkenankan untuk bercerai. Ya, kalau ingin melangkah ke lebih serius sama pasangan, pastikan dialah yang setuju untuk hidup susah atau senang bersamamu. Jangan karena cinta kita menikah, logika juga berkerja disini.

Guys,
Hidup selalu sejalan dengan waktu. Jadi jalanin bener bener, jangan ceroboh habis itu menyesal, dan tanpa disadari menghabiskan waktu kita.
Lebih baik mencegah daripada mengobati. Lebih baik kerjain bener bener daripada beralasan 'cepet bangkit'. Nyes.

Nb: Kalo ada yang pernah baca cerita diatas, ya maklum aja. Soalnya ini juga pernah dikutip dari blog tahun 2009. Link: ini

Komentar

  1. Jangan sampek deh salah memilih pasangan untuk menikah.. Karena pengennya menikah tuh sekali seumur hidup, ngga ada kata pisah :(

    BalasHapus

Posting Komentar

Sebelumnya terima kasih sudah membaca. Gue berharap kalian memberi komentar yang sopan. Ga harus sesuai EYD, kok. Yang pasti jangan pake bahasa 4L4Y, apalagi bahasa binary.

Yo'ciao~