Badut

Postingan ini mungkin kagak ada cekakak cekikik nya (kalo ada, juga paling jayus as usual). Jadi, kalo mau cekakak cekikik, silahkan memilih postingan lain yang ada di side kanan.

Oke, langsung tarikkk manggg!!!


Biasanya kalo lagi jalan jalan di pasar malam atau tempat wisata lainnya, kita ketemu orang ini. Dia berbadan gendut, memakai wig kribo, mukanya diwarnai, dan selalu menghibur setiap pengunjung. Badut.


Jujur, gue salut sama ide kreatif dari si badut ini. Dia bisa membuat penonton ketawa dengan aksi jenaka nya, tapi dia sendiri tidak tertawa. Sepertinya kalau kita nonton badut beraksi, semua stress yang ada di diri kita menjadi hilang.

Dia juga tidak pernah sakit hati. Gue yakin diantara pembaca ada yang sakit hati saat kita show bagus bagusnya, tetapi malah ditertawakan. Sangking sakit hatinya, kita sendiri jadi paleng. Rasanya ingin jejelin pin bowling di mulutnya terus ditonjok tonjokkin. Tetapi tidak untuk badut.
Gue rasa orang yang berprofesi sebagai badut harus tahan banting terhadap situasi apapun. Ini bakalan sulit bagi orang biasa, termasuk gue.
Dan dari semua tulisan yang gue tulis diatas, gue juga menemukan sesuatu yang istimewa dari badut.
Dia selalu membuat orang ceria dan tertawa. Sangking cerianya, kita sampai tidak tahu perasaan dia yang sebenarnya. Seperti lagu band Seureius, “Badut juga manusia. Punya rasa punya hati. Jangan samakan dengan pisau belati.”
Dengan makeup nya yang over, dia bisa menutupi kesedihannya. Dengan hati sekuat baja, dia bisa menahan kesedihannya. Menarik.
Kita selalu tertawa saat dia memutar pin bowling, tapi kita tidak tahu kalau dia memiliki masalah hutang. Kita selalu tertawa saat dia menaiki sepeda roda satu, tapi kita tidak tahu kalau dia memiliki rumah tangga yang hampir berantakan. He’s excellent.
Gimana kalo hal yang diatas kita hubungi dengan percintaan. Mau memiliki pacar seorang badut? Gue rasa tidak.
Tapi coba pikir deh, disaat kalian (para cewek) bersedih, badut akan selalu menghibur kalian. Disaat kalian ingin sesuatu, badut akan mencarikan keinginan kalian. Disaat kalian berulang tahun, ada aja surprise yang dibuat oleh badut. Menarik bukan?
Walaupun begitu, seperti lagu seurieus tadi, badut juga memiliki hati. Janganlah pernah kalian sakiti hati badut.

Loh, bukannya tadi gue udah bilang kalo badut itu tahan banting terhadap situasi apapun?

Situasi apapun, kecuali berhubungan dengan cinta. Lagian ada kagak sih orang yang tahan banting dalam urusan cinta. Kalaupun ada, gue curiga dia lahir dari aspal panas. Lagian kalian tidak merasa malu menjadi orang pertama yang membuat badut cemberut?
Gue bukan mengajarkan kalian untuk mencari pacar berprofesi badut (tapi kalau mau, ya silahkan). Tapi carilah yang memiliki sifat seperti badut. Kalau yang sudah memiliki pacar, para cowok mulai dari sekarang belajarlah untuk menjadi badut. Kalau cewek yang baca ini, kasih tulisan ini ke dia.


Mungkin segini dulu tulisan dari gue. Kalau kalian ingin menebar keceriaan seperti badut, tebarlah tulisan ini ke kawan kawan kalian. Kalau kalian membaca tulisan ini dan kalian ‘merasa’, komentari lah tulisan ini. Daripada menjadi penonton yang beku.

Komentar

  1. gitu ya... badut emang mentalnya baja. tapi mental kokoh tuh badut juga berdasar faktor "make up" yang bikin tuh badut nggak keliatan muka aslinya. apa perlu cowok make up-an dulu biar mentalnya kayak badut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gue ga mandang faktor make up nya sih. Gue anggap itu cuma tambahan doang. Selebihnya, memang dari jiwanya dia sudah bermental kokoh.

      Hapus
  2. Menjadi badut udah pasti ada ke-bangga-an tersendiri karena sudah menyenangkan banyak orang. Tapi disisi lain, profesi badut belom tentu sama dengan kepribadian-nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi ga semua badut kan yang kepribadiannya tidak sama dengan dirinya sendiri?

      Hapus
  3. sifat ini yang perlu kita contoh,,, mental baja... selalu kuat dikala ada cobaan hidup yang menimpa... :)

    BalasHapus
  4. iya sih. tapi lagi-lagi cinta membuat jadi lemah.
    dan menurut gua, badut gak ada bedanya sama pelawak lain. sama-sama ditertawakan kan?


    kalau ada waktu, main ke blogku juga ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beda. Pelawak itu 'mentertawakan', badut itu 'ditertawakan'.

      Hapus
  5. Senyumnya membahagiakan orang lain, sakit di hatinya selalu senyum di bibirnya...

    BalasHapus

Posting Komentar

Sebelumnya terima kasih sudah membaca. Gue berharap kalian memberi komentar yang sopan. Ga harus sesuai EYD, kok. Yang pasti jangan pake bahasa 4L4Y, apalagi bahasa binary.

Yo'ciao~