DIGITAL LOVE: Cerita cinta maya yang penuh rasa

Bulan Juni pas liburan kenaikan kelas, gue pergi ke toko buku buat ngisi waktu. Ya, waktu itu gue ke toko buku yang di Metropolitan Mall. Kenapa gue pilih Metropolitan Mall? gue hanya mengeluarkan 10000 untuk bisa sampai kesana, dan juga kuantitas cewek jomblo nya yang tinggi ditambah dengan kualitasnya yang… Ah, sudahlah.

Singkat cerita, gue pergi ke rak buku “Novel” yang mayoritasnya cewek cewek yang suka keromantisan. Jadi, buat jomblo yang pengen dapet gebetan romantis, pergilah ke toko buku dan ngendep di rak “Novel”. Siapa tau bisa dapet nomer hape nya, PDKT an, dan langsung diajak ke hotel buat..… jadi bellboy dan bellgirl.

Balik lagi ke diri gue. Gue keliling rak novel untuk melihat cewek. Em, maksud gue melihat buku. Gue sampai ke bagian pojok dan melihat sebuah buku yang judulnya agak nyeleneh tapi ga asing lagi. Kenapa gue bilang begitu? Coz gue juga tergabung dengan komunitas yang membuat buku itu.

“Kancut Keblenger: Digital Love”



Kamu, kamu, hipnotis aku...

Yap, gue sebagai blogger juga banyak bergabung di komunitas komunitas, termasuk komunitas blogger kreatif, Kancut Keblenger. FYI, gue baru 1 bulan loh gabung disana. Masih unyuu unyuu gitu deh.

IrvinaLioni, Anggi Tristiyono, Ahmad Firdaus, Diana Puspita, Rizky Noorahmi, Kinanti Kawuryan, Mutia Han, dan Alitt Susanto adalah orang orang yang mencetuskan cerita cerita nya di buku Kancut Keblenger: Digital Love ini. Yang gue kenal disini hanya Irvina Lioni dan Alitt Susanto. Yang lainnya, kenalan dulu ya…

Tulisan tulisan mereka bertema romansa internet semua (Elah, namanya juga Digital Love). Dan semua tulisannya disajikan dengan berbagai macam ‘rasa’. Ada yang manis diluar pahit di dalam, pahit di luar manis di dalam, tutorial yang pas buat PDKT, pokoknya banyak deh! Baca bukunya makanya.

Dan di buku ini bukan cuma tulisan doang. Di beberapa halaman, ada gambar gambar lucu yang akan membuat tulisan yang kalian baca menjadi tidak membosankan. Penasaran sama gambarnya? Makanya baca bukunya. Siapa tau ada gambar kamu dengan mantan kamu.  Siapa tau….

Kalau tulisan dari bukunya, gue agak kesel dengan ceritanya Diana Puspita yang “Dikibulin Berondong Kancut”. Kenapa? Ya siapa sih yang ga kesel kalo dikibulin? Apalagi yang ngibulin kita itu lebih muda umurnya. Hadeh.

Andaikan gue menjadi Mbak Diana (Cowok jadi cewek, agak absurd sih), gue bakalan jauh jauh dari tuh anak. Mau setampan / secantik apapun parasnya. Tapi kalo udah playboy / playgirl, pantesnya dimasukin ke karung goni dan dicemplungin ke tambak piranha atau dijual ke pedagang Somalia.

Hampir lupa, buku Kancut Keblenger: Digital Love ini diterbitkan oleh Bukune. Ya, Bukune ini adalah salah satu penerbit favorit gue karena semua novel nya itu enak dibaca. Ya semoga aja ada editor dari Bukune yang ngajak gue untuk buat buku. Amin.

Jadi, itu dulu review buku Kancut Keblenger, Digital Love dari gue. Semoga kalian tertarik untuk membelinya. Apalagi buat kalian yang PDKT lewat dunia maya. Ga nyesel deh beli buku ini. Berani jamin gue! :D



Komentar

Posting Komentar

Sebelumnya terima kasih sudah membaca. Gue berharap kalian memberi komentar yang sopan. Ga harus sesuai EYD, kok. Yang pasti jangan pake bahasa 4L4Y, apalagi bahasa binary.

Yo'ciao~