Cara membasmi ALAY


Rata rata remaja Indonesia menganut ajaran "ALAY". Gak di Facebook, gak di Twitter, adaaaaa aja remaja alay. Mungkin mereka kalo di sosial media, selalu pake keyboard kayakgini




Dan memang bener kata Radith: "Alay adalah fase pertumbuhan orang Indonesia untuk menjadi dewasa".


Bayi --> Anak anak --> Remaja --> ALAY --> Dewasa


Memberantas kaum alay kayaknya gak mungkin banget deh dilakukan individu. Maka, anak ITB membuat "Bahasa QDJY".
Biar semuanya pada ngerti, mari kita pake rumus 5W 1H

- Apa itu Bahasa QDJY
Itu adalah bahasa untuk memberantas anak alay tanpa merubah pelafalan Bahasa Indonesia. (Walaupun sering dibilang bahasa alay versi 2)

- Siapa yang membuat Bahasa QDJY
Udah pada tau. SKIP!

- Kapan kita bisa memakai Bahasa QDJY
Di social media bisa, di buku juga bisa (walaupun ruwet)

- Dimana seharusnya Bahasa QDJY dipake
Harusnya di sosial media. Tapi ga tau deh kalo ada yang nulis di buku.

- Mengapa harus memakai Bahasa QDJY
Kalo lu memang benci alay, lu boleh pake bahasa ini di sosial media, de el el.

- Bagaimana cara memakai Bahasa QDJY
Lihat dibawah ini

DYLARANG MNYROOQAN TANPA LATYHAN QOOSOOS & DYDAMPYNGY AHLYNIA

Memang, belajar Bahasa itu susah. Tapi kalo mau terus belajar, pasti bisa. Maka, anak ITB juga memberikan software "QDJY Translator" dan "Kamus QDJY"

Click here to download QDJY Translator

Bwat djomblo iang malmyng ga ada iang SMS, mendyng baca billeam.blogspot.com...

Sumber:
Gambar (Google)
Materi (KASKUS)

Komentar

  1. Soal omongan Radith bahwa Alay adalah fase pertumbuhan orang Indonesia untuk menjadi dewasa, saya tidak sepakat blas....

    BalasHapus
  2. Hah... itu beneran ada softwarenya? Khusus anak ITB yang buat? :O

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyapp..

      Moga moga mereka lama lama bisa bikin software untuk memusnahkan alay. B-)

      Hapus
    2. Hahaha iya.. kalo ntu software kan cuma bisa menambah populasi alay -__- wekekek

      Hapus

Posting Komentar

Sebelumnya terima kasih sudah membaca. Gue berharap kalian memberi komentar yang sopan. Ga harus sesuai EYD, kok. Yang pasti jangan pake bahasa 4L4Y, apalagi bahasa binary.

Yo'ciao~